Mobil Rakitan SMKN 2 Surabaya Rp50 Juta Saja

Pelajar mengerjakan perakitan mobil ini dalam 50 hari.

Sabtu, 7 Januari 2012, 12:05 Arfi Bambani Amri, Tudji Martudji
Mobil rakitan SMKN 2 Surabaya
Mobil rakitan SMKN 2 Surabaya (VIVAnews/ Tudji Martudji)

VIVAnews - Hanya butuh waktu tiga minggu bagi pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Surabaya, Jawa Timur, untuk merakit mobil jenis pick up. Tentu saja ini mengundang decak kagum setelah sebelumnya ramai dibicarakan peluncuran mobil jenis SUV hasil rakitan pelajar SMKN Solo, Jawa Tengah.

"Ini bagian dari proyek nasional yang sama dengan mobil SUV yang dirakit pelajar SMKN Solo," kata Kepala Sekolah SMKN 2 Surabaya Bahrun di Surabaya, Sabtu 7 Januari 2012. Meski mengklaim ini bagian dari proyek mobil nasional, seluruh onderdil mobil masih diimpor dari China.

Ia menjelaskan perakitan memakan waktu 21 hari, dikerjakan oleh 20 siswa jurusan otomotif. "Sehari mereka bekerja selama 12 jam," katanya. Pelajar membagi tugas kerja dalam 2 shift. Mereka terdiri dari tim chasis, engineer dan kelistrikan, waktunya digilir pagi dan siang.

Kesulitan pengerjaan karena tidak ada panduan atau petunjuk gambar dari onderdil yang diimpor. Beruntung, sebelumnya siswa kelas XI dan XII itu pernah melakukan praktek industri (PI) di sejumlah perusahaan perakitan mobil Jepang.

"Salah satu kesulitan, selain onderdil berada dalam satu kantong, baut dan mur seluruh mobil juga berada dalam satu tempat. Tidak ada petunjuk gambar, hanya tulisan berbahasa China," katanya.

Mobil berkapasitas 1.500 cc itu sudah bisa dikemudikan. Kendaraan tersebut belum sempurna, masih harus melalui proses spooring dan balancing, termasuk pengujian emisi hingga sertifikasi laik jalan. Namun, lanjutnya, secara garis besar mobil sudah siap diluncurkan. Jika diproduksi massal, Bahrun menyebutkan, harga jualnya di kisaran Rp50 juta.

Rencananya, siswa-siswa sekolah itu akan merakit 12 unit mobil pick up, satu di antaranya jenis SUV. Gebrakan awal ini akan diluncurkan bersamaan HUT SMKN 2 Surabaya pada 12 Januari 2012. (Laporan: Tudji Martudji, Surabaya | kd)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
kasihgrace
20/01/2012
Kalau pemerintah belum kasih ijin, produksi saja untuk off road dan tempat-tempat instansi yang luas. Pokoke jangan pakai dijalan raya, biar aman. Tidak ada masah kalau dipakai angkutan di bandara atau lokasi tertutup lainnya.Semangat esemka !!!
Balas   • Laporkan
mazmei64
08/01/2012
program dari siapa sih ini............
Balas   • Laporkan
pratama.d.wisanggeni
08/01/2012
akhirnya gebrakan jokowi mampu membangkitkan semangat nusantara, ayo pemuda indo tunjukkan kalian mampu. sekecil apapun kreatifitas mu bila mampu menghadapi badai dan terus berkarya kalian akan sukses.
Balas   • Laporkan
jimcasno
07/01/2012
Waduh.... kalau semua bonderdil dari cina, malah kita yang khawatir lah..... maklum barang dari cina gak pernah mikir kualitas, hanya mikir fungsi.... malah resikonya lebih tinggi.... sparepart musti nunggu dr cina dong...... nah kalo yang 80% lokal beda.
Balas   • Laporkan
benn.mc.fly
07/01/2012
owh ya... bisa donk buat mobil pesanan... seperti mobil anti peluru milik obama... hehehehe pak SBY,naikin donk dana buat riset... supaya bisa buat mobil sendiri...
Balas   • Laporkan
joey.anaksholeh
07/01/2012
Kalau cuma ngerakit sih ga terlalu istimewa, lainlah kalau semuanya bikin sendiri termasuk mesinnya, tapi baguslah untuk tahap awal, semoga nanti bisa produksi sendiri termasuk mesinnya.
Balas   • Laporkan
dr.pukimak
07/01/2012
modelnya jiplax luxio atw grandmax, bemper masih impor, tau deh mesinnya pakai produk mana lagi nih katanya hasil karya anak bangsa ko masih impor..PEDE banget sih. nih mobil udah lulus uji emisi blum ntar nambah2 polusi & kemacetan di jalan ibukota lagi
Balas   • Laporkan
gamakichi | 12/01/2012 | Laporkan
klo emng protes, ajarin gmn cara buat mobil yg bener dong bos, jgn bisanya OMDO
komara.iwan
07/01/2012
siiplah itu namanya anak bangsa yg tidak tergantung pada produk dunia luar.tuk ke depannya di bikin produksi onerdil sendiri jadi engga usah import dari negara luar jadi semakin banyak sdm yg di serap pengangguran menurun
Balas   • Laporkan
andieyoesoef
07/01/2012
muantafff....I like it...:) Ntar adakan aja lomba design mobil dan modifikasinya Syukur2 motor juga dibikin...:) GBU always ...:D
Balas   • Laporkan
setiaki
07/01/2012
tidak perlu membanding-bandingkan harga, yang penting tetap berkarya dan pasar menerima
Balas   • Laporkan
dr.pukimak | 07/01/2012 | Laporkan
belum tentu...
hanntu | 07/01/2012 | Laporkan
sip
e-jav | 07/01/2012 | Laporkan
bener skali itu.


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id