Mobil di Dunia Mulai Adopsi Nama Indonesia

Mulai dari nama binatang hingga pulau di Indonesia.

Jum'at, 30 Maret 2012, 10:49 Sandy Adam Mahaputra
Porsche Cajun
Porsche Cajun (Auto Express)

VIVAnews - Nama-nama di Indonesia mulai dimintai oleh para produsen mobil di Eropa dan Jepang. Selain mudah diingat dan terdengar bagus, nama dari bahasa Indonesia dinilai cocok untuk mewakili karakter mobil.

Nama dari Indonesia yang terbaru digunakan oleh produsen mobil asal Jerman, Porsche. Mereka menggunakan nama Macan untuk mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) terbarunya.

Awalnya Porsche memberikan nama baru untuk versi Cayenne 'Junior' mereka, dengan nama Cajun. Namun, mereka mengganti nama itu dengan menggunakan nama dari bahasa Indonesia, Macan.

"Macan memadukan karakteristik mobil sport dengan kelebihan semua SUV. Jadi ini adalah mobil Porsche sejati," kata Bernhard Maier, Executive Vice President Sales and Marketing Porsche AG.

Porsche Macan akan menggunakan platform Audi Q5. Kemungkinan menggunakan dua jenis bahan bakar seperti Q5, yakni bensin dan diesel sebagai sumber tenaganya.

Saat ini memang belum ketahuan detailnya, hanya baru berupa sketsa. Rencananya akan diproduksi di pabrik Porsche di Leipzig, Jerman pada 2013 dan mulai dijual 2014. Macan akan menjadi target penjualan Porsche yang mencapai 200 ribu unit hingga tahun 2018.

Nama mobil lainnya yang ternyata terinspirasi dari bahasa Indonesia adalah Suzuki Ertiga. Suzuki Motor Corporation (SMC) Jepang mengatakan dahulu ketika masih dalam bentuk konsep, mobil jenis Multi Porpose Vehicle (MOV) dinamakan dengan nama rIII yang bila disebut dalam bahasa Indonesia akan berbunyi Ertiga.

Nama Ertiga dinilai cocok untuk mewakili karakter mobil tersebut. Er (huruf R) berarti Row (baris), tiga angka 3, kalau diartikan mobil dengan 3 baris tempat duduk. Ini sesuai dengan tagline Suzuki untuk menghadirkan mobil dengan 3 baris tempat duduk yang lapang.

Jelas suatu kehormatan, karena umumnya produk global menggunakan bahasa Latin, Spanyol, Jepang dan lainnya. Suzuki Ertiga telah lebih dulu diluncurkan di India, dan menyusul di Indonesia pada bulan depan.

Nama lain yang cukup membuat Indonesia bangga adalah Madura. Nama pulau itu digunakan oleh produsen supercar asal Italia, Lamborghini. Mahasiswa Munich University, Slavche Tanevsky berkolaborasi dengan desainer Lamborghini dan Audi membuat Lamborghini Madura.

Madura diambil dari nama pulau yang terkenal dengan budaya karapan sapi, cocok dengan mobil yang berlambang banteng ini. Madura akan jadi mobil hybrid pertama Lamborghini pada 2016. (Sumber: Caradvice, Automotto)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
dan99ps
01/04/2012
Bangga atau Rugi....menurut saya Rugi? coba lihat perusahaan google dan apple membuat daftar nama2 masa depan buat produk2 karyanya dimasa akan datang dan di daftarkan hak patennya agar tidak digunakan oleh perusahaan lain.
Balas   • Laporkan
didnot
31/03/2012
mungkin suatu saat Ferrari akan bikin mobil "Doa Ibu"
Balas   • Laporkan
toinizta | 14/05/2012 | Laporkan
kaya lukisan di belakang truck
mbagusi | 02/04/2012 | Laporkan
qqqq, ini baru asli made in indo, gk bakal dijiplak malingsial....he....he...
satria988 | 31/03/2012 | Laporkan
he.he.he..,ntar disusul ferrari "semoga lekas sembuh"....
aeldie
31/03/2012
pasti ngak lama lagi malaysia juga bakal klaim bahwa kata macan juga dari malaysia,, padahal eropa mengacu ke Indonesia duluan..karana bhasa Indonesia lebih tenar dari pada bahsa malontesia..
Balas   • Laporkan
ratakpiker
30/03/2012
Indonesia dapat kompensasi apa kagak tuh karena kosa kata Indonesia dipake?
Balas   • Laporkan
kenthir
30/03/2012
grandong
Balas   • Laporkan
bangdepan
30/03/2012
buat aja nama, Halilintar, Halusungsung, Haliborbor, Begu,
Balas   • Laporkan
cyan
30/03/2012
Kenapa ga sekalian pake nama Lamborghini Sumatera, Ferrari Jawa, Ford Kalimantan, Toyota Sulawesi, & BMW Papua..??!
Balas   • Laporkan
dulpacul
30/03/2012
Emang dari dulu nama2 Indonesia termasuk nama2 dengan bahasa daerah itu lebih KEREN.... cuman orang Indonesia-nye aje yg minder gak PD lebih suka nama2 n barang2 impor... termasuk nama anak2nye.
Balas   • Laporkan
nadhif99
30/03/2012
Akan lebih bangga jika kita punya merk Indonesia, bukan cm dipakai sbg nama utk merk asing.. Harusnya pemerintah melindungi prinsipal2 lokal seperti Esemka, GEA, Tawon, Komodo, dll.. Jangan hanya mau diperbudak asing..
Balas   • Laporkan
aswel
30/03/2012
tambahan nama yg bagus: genderwo, kuntilanak, pocong, kolor ijo...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru