OTOMOTIF

Daftar Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta

Mobil bekas tahun lansiran 2005 ke bawah ramai diburu konsumen.
Selasa, 29 Mei 2012
Oleh : Sandy Adam Mahaputra
Bursa mobil bekas

VIVAnews - Keputusan Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan memperketat batas minimal uang muka kredit kendaraan bermotor tidak membuat sepi perburuan bursa mobil bekas di WTC Mangga Dua.

Geliat penjualan mobil bekas justru mengalami kenaikan yang signifikan, khususnya untuk harga di bawah Rp100 juta.

Senior Marketing Manager WTC Mangga Dua --perusahaan pengelola mal mobil bekas di Jakarta Utara--, Herjanto Kosasih, mengatakan kebijakan menaikan uang muka kredit kendaraan bermotor sebesar 30 persen, tidak berpengaruh banyak pada penjualan mobil bekas. Karena sebelumnya pihak penjual dan lising sudah banyak yang menerapkan uang muka sebesar 30 persen.

"Saat ini penjualan mobil bekas relatif stabil, bahkan mengalami peningkatan untuk mobil bekas di bawah tahun 2005 dengan harga rata-rata kurang dari Rp100 juta," kata Herjanto.

Mobil bekas dengan harga di bawah Rp100 juta tahun, tahun lansiran 2005 ke bawah, yang banyak dicari konsumen adalah Daihatsu Xenia, Suzuki Karimun, Hyundai Atoz, Kia Picanto, Daihatsu Gran Max, hingga Suzuki Carry.

Ia menambahkan, memasuki semester pertama tahun 2012, mobil dengan bahan bakar diesel merupakan mobil yang  paling banyak dicari pembeli. Hal ini disebabkan adanya isu kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium yang beberapa waktu direncakan pemerintah akan mengalami kenaikan.

Kenaikan penjualan pada mobil diesel terjadi pada Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner, dan Chevrolet Captiva, Toyota Kijang Innova.

Jenis mobil yang tak kalah banyak peminat adalah MPV (Multi Propose Vehicle). "Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza merupakan masih masuk jajaran mobil yang paling dicari konsumen," ujar dia.

Sebelumnya, Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan mengatur DP (Down Paymet) kredit kendaraan roda dua minimal 25 persen dan mobil sebesar 30 persen. Kebijakan itu akan mulai diberlakukan bulan Juni mendatang. (Laporan: Herdi Muhardi | umi)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found