OTOMOTIF

Ini Perbedaan Motor Injeksi dengan Karburator

Motor injeksi makin populer di pasar Indonesia.
Kamis, 28 Februari 2013
Oleh : Sandy Adam Mahaputra, Herdi Muhardi
Masyarakat India
VIVAnews - Kehadiran sepeda motor dengan sistem injeksi di Indonesia makin populer. Tapi motor tipe itu justru tidak disukai masyarakat India.

Konsumen di negeri Hindustan itu merasa rugi karena harus membayar lebih mahal akibat tambahan teknologi fuel injeksi. Padahal dari aspek tenaga dan performa tidak ada perbedaan dengan versi karburator.

Meski begitu, keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu mencampurkan bahan bakar dengan udara untuk kemudian disalurkannya ke dalam ruang bakar, dan terjadi pembakaran pada mesin.

Lalu apa saja yang menjadi perbedaan?

Pertama, pada proses penghisapan bensin ke ruang bakar. Injeksi, sudah menggunakan peranti elektronik seperti injektor yang tugasnya menyemprotkan bensin ke ruang bakar.

Sementara karburator masih mengandalkan hisapan yang diperoleh dari pergerakan piston pada silinder.

Kedua, sistem injeksi bisa menyeimbangkan volume bensin yang disemprotkan ke ruang bakar dengan kebutuhan mesin, sehingga didapat hasil pembakaran yang efisien.

Sedangkan karburator, bensin disedot dengan pergerakan naik-turun piston, jadi berapa volume bensin yang dikeluarkan, tergantung dari pergerakan piston tersebut.

Ketiga, pada sistem penyaluran bensin, sistem injeksi sudah menggunakan injektor secara elektronik. Sementara untuk karburator masih menggunakan buka-tutup skep

Keempat, sistem injeksi jauh lebih sederhana, terutama saat melakukan servis. Cukup membuka saringan udara, kemudian dibersihkan. Sementara karburator, harus membongkar badan karbu untuk membersihkannya.

Terakhir, dari segi harga, motor injeksi sedikit lebih mahal ketimbang karbu. Kisaran perbedaan harga Rp200-500 ribu.
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found