Penjualan Motor Injeksi Honda Naik

AHM telah memasarkan 10 line up produk motor injeksi.

Rabu, 20 Maret 2013, 18:25 Sandy Adam Mahaputra, Herdi Muhardi
Peluncuran Honda Vario 125 CBS Idling Stop
Peluncuran Honda Vario 125 CBS Idling Stop (VIVAnews/Herdi Muhardi)
VIVAnews - Gelar raja 'matik' terus dipertahankan PT Astra Honda Motor (AHM). Berbagai cara dilakukan mereka untuk mendongkrak penjualan, seperti pengaplikasian sistem injeksi pada setiap produknya.

Dengan berbagai produk yang mengadopsi sistem injeksi, sejak November 2011 sampai Februari 2013, AHM mengklaim produknya telah mengalami peningkatan tajam hingga 2053 persen. Hal itu menjadikan Honda nomor satu dengan jumlah penjualan sepeda motor injeksi terbanyak di Indonesia.

"Dengan keberadaan motor injeksi di Indonesia, kami berkomitmen untuk memberikan produk yang memiliki emisi gas buang rendah dan efisiensi bahan bakar yang baik, kata Johannes Loman, Executive Vice President Director AHM, saat peluncuran Honda Vario 125 CBS Idling Stop, di Jakarta, Rabu 20 Maret 2013.

Menurut data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), selama dua bulan pertama (Januari-Februari) 2013, Honda mendominasi pasar motor berteknologi Injeksi dengan total penjualan mencapai 571.814 unit (Januari 275.000 unit dan Februari 296.814 unit) atau 64,2 persen dari total sepeda motor injeksi.

AHM telah memasarkan 10 line up produk motor injeksi, mulai dari Honda CBR250R, CBR150R, CB150R StreetFire, PCX150, Verza 150, Supra X 125 helm in PGM-FI, Vario 125 PGM-FI, Spacy FI, Beat FI, dan Scoopy FI.

Migrasi yang dilakukan Honda dari sistem karburator ke injeksi didukung jaringan layanan purna jual terluas di Indonesia. Selain itu, kata Loman, dari segi biaya perawatan lebih terjangkau.

"AHM saat ini memilikik layanan purna jual terlengkap, dan terluas yaitu sekitar 3.663 AHASS (Astra Honda Authorized Service Station), 19.066 teknisi terlatih, dan sekitar 7.454 part shop," tambahnya.

Hari ini, AHM meluncurkan model baru dari motor injeksi miliknya, yaitu Honda Vario 125 CBS Idling Stop System (ISS). Dengan fitur ISS, mesin bisa otomatis mati dalam keadaan langsam, tapi bisa nyala kembali hanya dengan memutar selongsong gas.

Fitur ini berguna untuk menghemat bahan bakar seperti ketika berhenti di lampu merah. Jadi, tidak perlu repot putar kunci kontak atau pencet tombol starter.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru