OTOMOTIF

Agya Belum Bisa Dijual, Mobil Ini Jadi Laris Dibeli

Total pemesanan sekitar 15 ribu konsumen.
Jum'at, 3 Mei 2013
Oleh : Sandy Adam Mahaputra, Herdi Muhardi
Toyota Etios Valco
VIVAnews - Regulasi mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) hingga saat ini belum diputuskan. Hal itu membuat calon konsumen beralih membeli citycar ataupun MPV (Multi Purpose Vehilce).

Jodjana Jody, Chief Executive Officer (CEO) Auto2000 selaku main dealer Toyota mengatakan sejak Januari lalu, konsumen yang ingin memesan sudah dihentikan. Meski belum meluncur, total pemesanan sekitar 15 ribu konsumen.

"Jika ada konsumen yang tidak sabar, kita kembalikan penuh atau kita alihkan untuk mengganti dengan model lain," kata dia.

Menurutnya ada sekitar lima ribuan calon konsumen yang bearalih ke Etios dan Avanza. Lamanya regulasi ternyata memiliki sisi negatif dan positif bagi dealer Auto 2000, yang memang akan menjual mobil murah jika regulasi diputuskan.

Untuk sisi negatif, penjualan Auto2000 yang ditargetkan tembus 30.000 unit per bulan harus pupus. Hal itu dikarenakan mobil murah Toyota Agya yang digadang-gadang akan mendokrak penjualan ternyata belum juga diluncurkan.

"Yang pasti kita tunggu waktu. Awalnya saya berharap adanya Agya itu bisa lebih cepat. Jadi mungkin target 30.000 paling capet semester dua," harapnya.

Sementara sisi positifnya, April 2013 penjualan Auto2000 meningkat menjadi 28.295 unit, sedangkan bulan sebelumnya hanya 26.229 unit. Hal itu dikarenakan konsumen beralih membeli Etios Valco.

Sumbang 29 Avanza

Bertepan dengan Hari Pendidikan Nasional, yang jatuh pada 2 Mei 2013, Auto2000 menyerahkan 29 unit Toyota Avanza ke 29 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang berasal dari 18 kota di Indonesia, seperti Jakarta, Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan.

Nantinya, unit mobil Avanza akan digunakan sebagai alat pratikum SMK, sebagai pembekalan diri sebelum terjun ke dunia kerja.

Khusus untuk SMK yang memiliki jurusan otomotif, Auto2000 menambahkan program pelatihan (on job trainning) dan bekerjasama dengan 63 SMK dalam bentuk sekolah binaan dan sumber recruitment.
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found