OTOMOTIF

Suzuki Jual Shooter 115 Fi, Bebek Injeksi Murah Rp11 Jutaan

Tipe termurahnya menggunakan velg jari tanpa standar samping.
Sabtu, 4 Mei 2013
Oleh : Sandy Adam Mahaputra
Suzuki Shooter 115 Fi

VIVAnews - Terus tergerusnya pasar sepeda motor bebek nasional beberapa tahun belakangan ini, rupanya tidak mengurungkan niat Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk menyodorkan bebek injeksi entry level, Shooter 115 Fi. 

Motor bebek 113cc itu diklaim Suzuki kencang namun irit bahan bakar, lantaran menerapkan teknologi low friction pada mesin 4 tak fuel injection LEAP (Light, Efficent and Powerful), berpendingin udara. Hasilnya, motor ini menjadi lebih irit 37 persen dari tipe underbone Suzuki lainnya.

"Kita sadar pasar bebek memang menurun. Tapi untuk tipe ini market shared kita meningkat dari 11 persen di 2011 menjadi 15 persen pada tahun berikutnya. Yang didominasi Satria FU dan Smash Titan," kata Akira Utsumi Presiden Direktur SIS saat peluncuran Shooter Fi di Bandung, Jawa Barat, Sabtu 4 Mei 2013.

Dengan pertimbangan itulah, kata dia, SIS berani meluncurkan bebek injeksi entry level yang lebih irit BBM, ketimbang versi karburator. "Tidak hanya bebek injeksi, ke depannya kita juga akan siapkan matik. Karena tipe menguasai total market sepeda motor Indonesia," ujarnya.

Bebek berdimensi panjang 1.9100 mm, lebar 690 mm, tinggi 1.085 mm, jarak antara as roda 1.220 mm, serta jarak mesin ke tanah 145 mm ini juga diklaim memiliki tampilan dan fitur ciamik. 

Desain headlamp dan belakang lebih besar serta terang ketimbang Smash Titan, lampu sein agresif--terinspirasi dari moge Hayabusa, desain warna speedometer futuristik, serta legshield aerodinamis.

Bagian bawah termasuk mesin mayoritas diberi warna hitam, pegangan belakang juga dibuat dari material alumunium dan dicat silver. Dengan begitu, dapat menambah kesan mewah dan tajam. 

Adapun fitur yang dimilikinya safety shutter key, bagasi berkapasitas 8 liter, MF battery--aki bebas perawatan tanpa perlu menambah cairan aki, frame dan swing arm yang ringan namun kuat.

Shooter FI dibekali mesin 4 tak 113cc fuel injeksi yang mampu menghasilkan tenaga 9,3 PS di 8.000 rpm dan torsi maskimal 9,1 Nm pada 6.000 rpm. Mesin itu dikawinkan dengan 4 percepatan konstan. 

"Kunci utama bisa irit BBM dan performa kencang karena adanya pengurangan gaya gesek dengan roller rocker arms, kemudian rekayasa ruang bakar dengan modifikasi sudut valve dan valve spring, serta material piston dan crankshaft yang ringan," kata Minoru Hirahara Assistant Chief Engineer Suzuki Motor Corp.

Adapun suspensi depan-belakang menggunakan teleskopik serta lengan ayun untuk menopang ban depan berukuran (70/90-17M/C 38P) dan belakang (80/90-17M/C 44P). Sedangkan penggeraman mengandalkan cakram (depan) dan belakang (tromol).

Shooter FI memiliki tiga varian: velg jari-jari plus rem depan tromol tanpa standar samping (tipe standar), velg jari-jari plus rem cakram (tipe R), serta velg alloy plus rem cakram (tipe SR). Tersedia dalam empat pilihan warna hitam, merah, biru dan hijau.

Shooter 115 Fi tipe SR dibanderol Rp13,250 juta, kemudian tipe R dilepas Rp12,450 juta, dan tipe paling rendahnya dihargai Rp11,600 juta. Semua harga berstatus On the Road Jakarta. Motor ini ditargetkan terjual 5.000-6.000 unit per bulannya.  

Shooter Fi menjadi motor bebek entry level pertama yang menggunakan teknologi injeksi, mendahului Honda Absolute Revo dan Yamaha Vega. Yamaha sendiri diisukan bakal merilis New Vega bermesin injeksi dalam waktu dekat.

Tak "Bunuh" Titan

SIS memastikan hadirnya Shooter 115Fi tidak akan "membunuh" Smash Titan yang diketahui masih menggunakan sistem karburator. "Titan tetap kami jual bersamaan dengan Shooter 115 Fi. Jadi nanti konsumen tinggal memilih mau yang injeksi atau karbu," kata Department Head Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Yohan Yahya.   

Lebih lanjut, dia mengatakan nantinya jika tidak ada permintaan lagi untuk Titan, maka secara otomatis akan distop produksinya. "Jadi biar pasar sendiri yang menentukan, bukan kita," ujarnya.

Suzuki Shooter 115 Fi

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found