OTOMOTIF

Lawan Kompetitor, Yamaha Jual Motor Matik 'Rasa' Batik

Fino I Love Indonesia hanya dibuat 6.000 unit.
Senin, 20 Mei 2013
Oleh : Sandy Adam Mahaputra
Fino I Love Indonesia

VIVAnews - Batik rupanya tengah digandrungi beberapa perusahaan untuk bisa digunakan di beberapa produk mereka. Lion Air misalnya, mereka merilis maskapai baru yang diberi nama Batik Air, dengan armada pesawatnya dihiasi ornamen batik.

Yang terbaru datang dari produsen sepeda motor asal Jepang, Yamaha. Mereka meluncurkan motor matik bermotif batik, yaitu Fino edisi I Love Indonesia. Skutik bergaya retro ini dibubuhi striping ornamen batik pada bagian bodinya. Tampilannya juga sedikit disegarkan agar terlihat lebih retro dan heritage. 

"Jika biasanya Yamaha mengeluarkan produk yang memiliki sentuhan sporty dan racing, kali ini berbeda karena Fino edisi I Love Indonesia berada di ranah fashion. Di mana DNA peduli terhadap kebudayaan Indonesia khususnya batik disematkan di motor ini," kata Presiden PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Yoichiro Kojima di Jakarta, Senin 21 Mei 2013.

Skutik yang hanya dibuat 6.000 unit itu memainkan grafis Indonesian ethnic style, bermotif Sulur yang maknanya kehidupan yang tumbuh dan meningkat. 

"Batik dengan motif sulur itu memiliki makna mudah bergerak ke arah yang lebih baik. Sesuai dengan karakter motor Fino yang bergerak cepat di depan," kata Lenny Agustin, desainer muda Indonesia yang membuat desain Fino edisi I Love Indonesia.

Aliran motif Sulur, kata Lenny, biasanya terdapat pada barang kerajinan Tanah Jawa seperti batik, gamelan, kebaya, mahkota, ukiran. "Grafis batik ini ibaratnya lukisan yang ditumpahkan pada kanvas di bagian-bagian strategis motor. Idenya berasal dari wanita Indonesia, " ujarnya. 

Lenny menambahkan tema ini diabadikan dalam tiga warna elem en bumi bernafaskan etnik modern yaitu Hitam Srikandi yang mewakili pesona langit malam penuh bintang (hitam kombinasi pink), Putih Kencana ibarat air yang suci dan murni (putih kombinasi ungu), Cokelat Soga melambangkan bumi yang subur dan makmur (cokelat kombinasi putih).

Selain ornamen batik, pada cover body belakang dan leg shield cover body depan bertuliskan I Love Indonesia. "Yamaha dan Lenny mengerjakan desain ini selama 10 bulan,"  kata Novita staff R&D (Research and Fevelopment)  YIMM. 

Untuk fitur, mesin dan harga tidak berubah. Dilengkapi Automatic Headlight On (AHO), fuel meter, speedometer, front pocket, CVT engine dan tail light. 

Dengan spesifikasi mesin 4-langkah, 2 valve, SOHC, berpendingin kipas dan berkapasitas 113cc yang menghasilkan tenaga hingga 8,35 PS di putaran 8.000 rpm dengan torsi puncak mencapai 7,84 Nm di 7.000 rpm. Harga Mio Fino Batik Rp13,6 juta on the road Jakarta dan sekitarnya.

Kejar Kompetitor 

Dengan adanya versi batik, diharapkan bisa mendongkrak penjualan Fino yang kurang signifikan. Skutik retro itu kalah bersaing di pasar dengan kompetitornya, Honda Scoopy.

Yamaha kalah cepat menghadirkan Fino di Indonesia. Kompetitor utamanya, Honda, justru lebih sigap dan mencuri start dengan menyodorkan Scoopy. Padahal, Fino sudah lebih dulu dimiliki Yamaha dan dijual di Thailand. 

Dan, kini, di negeri Gajah Putih itu, Fino sudah hadir dengan generasi baru yang mendebut di Bangkok International Motor Show (BIMS) 2013, bulan lalu.

Revisi dilakukan pada bagian headlamp berbentuk oval dan lampu sein yang sedikit lancip. Tampilannya pun lebih "genit" dan sporty. Sementara itu, untuk mesin, perombakan terjadi pada sistem pengabut bahan bakar yang mengusung FI (fuel injection) atau dikenal YMJET-FI.

"Untuk Fino injeksi? Ya kita lihat apakah konsumen wanita menginginkan. Kalau iya, Yamaha siap," kata Executive Vice President YIMM Dyonisius Beti.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found