Menghitung Berapa Harga Mobil Murah di Indonesia

Aspek perkembangan teknologi dan keselamatan akan menjadi perhatian.

Selasa, 18 Juni 2013, 07:03 Sandy Adam Mahaputra, Dwifantya Aquina
Daihatsu Ayla
Daihatsu Ayla (VIVAnews/Herdi Muhardi)
VIVAnews - Meski regulasi mobil murah dan ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) telah terbit. Namun, pemerintah belum merilis patokan dari harga mobil tersebut.

Menteri Perindustrian, MS Hidayat, mengaku sudah menyiapkan draf petunjuk pelaksanaan (juklak) dari Peraturan Pemerintah (PP) No 41 Tahun 2013, tentang barang kena pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor yang dikenai pajak penjualan atas barang mewah.

"Rencananya juklak sudah bisa terbit akhir Juni 2013," kata dia.

Jika juklak rampung, patokan harga mobil murah dapat dirilis, dan sudah bisa diproduksi serta dipasarkan oleh para produsen yang membuatnya.

"Ada pedoman harga, tapi kami memberi fleksibilitas terhadap perubahan (teknologi), karena mau mengadopsi teknologi baru di kemudian hari," ujar Hidayat.

Dengan pertimbangan itu, pemerintah tak akan memberikan patokan harga yang ketat terhadap produsen mobil LCGC. Produsen diharapkan tak hanya terpaku dengan batasan harga, yang justru malah mengabaikan aspek perkembangan teknologi dan keselamatan.

"Dulu Anda naik mobil nggak pakai airbags. Sekarang kalau nggak pakai airbags nggak safety," jelasnya.

Dia menegaskan, juklak tak mengakomodasi keuntungan atau kepentingan kelompok atau produsen tertentu saja. Lantas, apakah maksimal harganya di bawah Rp150 juta? "Saya belum berani ngomong, karena drafnya belum final," katanya. (art)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id