Benarkah Mobil Murah Agya Irit BBM?

Untuk lulus uji mobil ramah lingkungan, konsumsi BBM minimal 20km/ltr.

Sabtu, 14 September 2013, 13:30 Muhammad Chandrataruna, Sandy Adam Mahaputra
Interior Toyota Agya [foto ilustrasi]
Interior Toyota Agya [foto ilustrasi] (VIVAnews/Herdi Muhardi)
VIVAnews - Peraturan pemerintah soal mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) menyebutkan, salah satu syarat produsen bisa ikut serta ‎jika mobilnya dapat memenuhi konsumen bahan bakar satu liter untuk 20 kilometer.

Ketiga mobil murah yang sudah resmi dijual —Agya, Ayla, dan Brio Satya— s‎aling klaim kalau konsumsi bahan bakarnya tembus 20 kilometer/liter.

‎Di Toyota Agya misalnya, terdapat fitur ECO yang bisa menjadi indikator apakah berkendaranya sudah irit bahan bakar atau belum. Jika Anda berkendara irit, maka logo ECO itu akan muncul (berwarna hijau) di layar speedometer.

‎General Manager Technical Service Division PT Toyota Astra Motor (TAM) Dadi Hendriadi menjelaskan, fitur ECO akan menyala jika pengendara‎ mengemudi dengan cara yang efisien.

"Tapi, kalau menginjak pedal gas terlalu keras, ECO tidak akan berfungsi. ‎Pedal gas jangan ‎langsung ditekan keras, tapi diurut pelan-pelan," kata Dadi ‎di sela-sela test drive Agya, Sabtu 14 September 2013.

Selain itu, fitur ECO akan mati ketika mobil dalam posisi stop and go. Menurutnya, ketika posisi menekan pedal gas stabil, mau di putaran mesin (RPM) berapapun, fitur ECO akan tetap menyala. ‎"Jadi, pengemudi akan tahu kalau cara mengemudi mereka itu irit bahan bakar," tambah Dadi.

Fitur ini juga terdapat pada saudara kembar Agya, yaitu Ayla. Keduanya memang diproduksi di tempat yang sama, yaitu pabrik ‎Astra Daihatsu Motor di Karawang, Jawa Barat, seluas 94 hektar.‎ Sedangkan kompetitor terkuatnya, Brio Satya belum memiliki fitur jenis itu. ‎

Namun, Direktur Marketing dan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy mengklaim Brio tak kalah irit. Mereka telah melakukan pengujian internal, tapi sayangnya tidak dipublikasikan.

Jonfis menegaskan, Brio Satya sudah lolos dari peraturan LCGC. Itu artinya konsumsi BBM-nya sudah memenuhi peraturan yang ditetapkan pemerintah.

"Pemerintah mengatakan harus 20 kilometer per liter, berarti konsumsi BBM Brio Satya sudah segitu. Tapi ya plus minus empat persen dan tergantung dari kondisi jalan serta penggunaan bahan bakarnya Pertamax atau premium," kata dia. (adi)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id