OTOMOTIF

Skenario Mobil Murah KIA di Indonesia

Tidak tertutup kemungkinan meniru strategi Honda.
Jum'at, 20 September 2013
Oleh : Sandy Adam Mahaputra
KIA Picanto
VIVAnews - KIA Motor Indonesia (KMI) memilih tidak terburu-buru bermain di mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC). Alasannya, mereka masih melihat kondisi pasar ke depan, dan seberapa gurih ceruk mobil murah.

"Kami masih pelajari. Ya biarkan saja produsen lain lebih dulu. KIA nanti saja lihat kondisi pasar dulu," kata Direktur Marketing KIA Motor Indonesia (KMI), Hartanto Sukmono kepada VIVAnews, Jumat 20 September 2013.

Perusahaan mobil asal Negeri Ginseng itu diketahui tengah menguji model terbaru produk otomotif mereka dengan kapasitas mesin 1.000cc, yakni Picanto 1.0L transmisi manual dan matik.

Kehadiran Picanto Morning ada kemungkinan diikutsertakan mereka dalam program LCGC, melengkapi versi Picanto 1.2 yang dibanderol Rp132,5 juta (tipe terendah).

Lantas apakah nantinya KIA akan menggunakan strategi Honda dengan menggunakan Brio sebagai mobil murah?  "Ya kita sedang pelajari," kata Hartanto singkat.

Diketahui, Honda memilih untuk memperbanyak varian Brio termasuk dari kapasitas mesin 1.300cc dan 1.200cc, di mana versi terendahnya 1.2 liter transmisi manual dijadikan mobil murah dengan nama Brio Satya.

Jika melihat konsep LCGC yang ditetapkan pemerintah, produsen yang mengikuti program itu memang didesak untuk mengembangkan model baru yang dikhususkan untuk mobil murah.

‎Menurut General Manager Corporate Planning and Public Relation PT Toyota Astra Motor (TAM) Widyawati Soedigdo, produk LCGC itu seharusnya sesuatu yang baru, pengembangan baru, bukan produk yang sudah ada di LCGC-kan.

"LCGC itu harusnya something new. Produk LCGC itu merupakan mobil yang benar-benar diciptakan khusus, bukan yang sudah ada lalu dibuatkan versi mobil LCGC-nya," ujar Widya.
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found