TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Menghitung Pendapatan Sales Mobil di Pameran GIIAS

Ini belum termasuk gaji pokok Rp3,9 juta per bulan.
Menghitung Pendapatan Sales Mobil di Pameran GIIAS
Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 (VIVA.co.id/M. Ali. Wafa)

VIVA.co.id – Pameran otomotif bertaraf internasional, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, menjadi lahan pihak sales dan marketing untuk bersaing merebut hati pengunjung.

Sudah tentu mereka mendapat keuntungan dari penjualan kendaraan yang dilakukan selama 11 hari pameran tersebut. Berapa bayaran yang mereka dapatkan dari hasil penjualan itu?

Salah seorang sales pabrikan mobil asal Jepang mengaku mendapat upah Rp3-4 juta dari leasing mobil, bila berhasil menjual satu unit kendaraan. Ia mengaku ditargetkan bisa menjual minimal dua unit setiap hari.

"Kalau dari leasing bisa Rp3-4 juta per mobil. Target dalam satu hari pameran dua SPK (surat pemesanan kendaraan). Minimal dapat yang baru booking fee gitu. Belum lagi ada bonus dari kantor Rp500 ribu per mobil," kata sales yang tidak mau disebutkan namanya itu saat berbincang dengan VIVA.co.id di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Selasa 16 Agustus 2016.

Ia menambahkan, sales maupun marketing bergantian bekerja. Ia mengaku baru dua kali menjaga stan yang terletak di Hall 7 tersebut. Bila dirinya berhasil mencapai target saat pameran ditutup Minggu 21 Agustus 2016 mendatang, ia bisa membawa pulang Rp10 juta.

"Kalau pameran kan targetnya minimal dua SPK. Kalau sehari bisa dapat segitu, bisa dapat Rp8 juta. Kalau bisa banyak, bisa dapat lebih, bisa Rp10 juta lebih kira-kira," ungkapnya.

Menurut dia, dalam pameran otomotif besar seperti GIIAS, dia bisa mendapat bayaran hingga Rp12 juta. Angka itu belum termasuk gaji pokok Rp3,9 juta per bulan.

"Makanya harus dapat jual mobil yang ditargetkan. Kalau enggak, ya saya cuma dapat gaji pokok dan marahan atasan," kata dia.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP