TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Kebiasaan Buruk saat Mencuci Bikin Pelek Jadi Buram

Apa saja hal yang salah kaprah itu?
Kebiasaan Buruk saat Mencuci Bikin Pelek Jadi Buram
Pelek mobil. (Carbuzz)

VIVA.co.id – Selama ini, banyak penyedia pelek mobil menawarkan berbagai macam model. Mulai dari
pelek yang termurah yakni Rp1 jutaan hingga pelek yang dibanderol dengan harga cukup fantastis,
di kisaran Rp100 jutaan. Umumnya, penggantian pelek dilakukan agar mengubah tampilan mobil mereka
menjadi lebih menarik.

Namun, banyak juga pemilik kendaraan yang meski sudah menggunakan pelek mahal, tetapi tak tahu
bagaimana cara melakukan perawatan. Akibatnya, pelek tak lagi kinclong, jamuran, atau bahkan
menguning karena krom yang pudar.

Menurut Santo, Marketing Senior Permaisuri, perawatan pelek mobil sebetulnya harus rutin dilakukan.
Selain dapat mempercantik mobil karena terlihat bersih, perawatan secara rutin juga bisa membuat
pelek lebih awet.

"Kalau bisa rutin, kalau perawatannya bagus, pelek mobil juga bisa bertahan lama dan juga membuat
cost tentunya berkurang," kata Santo kepada VIVA.co.id, Senin, 22 Agustus 2016.

Maka itu, Santo memberikan beberapa tips merawat pelek mobil dengan baik dan benar. Kata dia, hal yang patut diperhatikan adalah melakukan pencucian pelek, padahal mobil baru saja digunakan. "Itu salah, harusnya didiamkan dulu beberapa menit. Supaya pelek mobil yang masih panas tidak jamuran karena sering begitu. Apalagi yang berbahan krom, diamkan beberapa menit dahulu sebelum dicuci," ujar dia.

Selain itu,  apabila pelek mobil dicuci, ada baiknya sebelumnya dibersihkan, disemprot dahulu menggunakan selang air. Hal ini menurutnya untuk membuat debu yang menempel pada pelek hilang.

"Setelah itu, cuci menggunakan sabun khusus, kalau bisa pakai lap saja dibersihkannya. Kalau bagian
dalam sulit dibersihkan, baru boleh menggunakan sikat gigi," tutur dia.

Ia juga menyarankan agar pengguna mobil untuk tidak sering membiarkan pelek mobil terendam air. Hal
ini menurutnya bisa membuat pelek mobil memiliki bekas dan membuatnya kusam. "Jangan biasakan mobil terendam air, kenapa? Karena kalau sering terendam air lama kelamaan akan membekas airnya di pelek," kata dia.

Untuk membuat pelek terlihat lebih bagus lagi, Santo menambahkan agar pengguna mobil juga melakukan
pemolesan secara rutin untuk membuatnya tetap kinclong. "Tapi jangan keseringan, cukup seminggu satu kali atau dua kali saja," katanya.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP