TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Modifikasi KLX Jadi Motocross, Ini Rinciannya

Perubahan meliputi suspensi, mesin, dan roda.
Modifikasi KLX Jadi Motocross, Ini Rinciannya
Modifikasi Kawasaki KLX 150. (Jeffry Yanto/VIVA.co.id)

VIVA.co.id – Bagi penggemar olahraga Super Moto atau Motocross, sepeda motor yang masuk kategori Spesial Engine (SE) menjadi pilihan untuk menyalurkan hobinya bertualang di medan yang terjal dan bermain tanah.

Ada beberapa produsen motor yang menyediakan motor jenis ini, di antaranya KTM, Husqvarna, Yamaha, Honda, dan Kawasaki. Bahkan ada beberapa merek yang menyediakan sepeda motor dengan penampilan mirip seperti tipe SE, tentunya dengan kemampuan yang terbatas.

Contohnya Kawasaki, yang menawarkan model KLX dan D-Tracker dengan mesin 150cc. Lalu, apa saja yang harus diubah agar motor ini bisa menjadi motor SE sejati?

Pemilik toko Aneka Motor di Ciledug, Tangerang, Bobby Susanto mengatakan, biasanya ubahan pertama dilakukan pada sisi kaki-kaki. Contohnya memakai pelek alumunium dengan ukuran belakang 18 inci dan depan 21 inci untuk olahraga Enduro, serta depan 19 inci dan belakang 16 inci untuk trek Motocross.

“Untuk harganya, kalau pelek sekitar Rp 1-2 jutaan. Ban tentu harus menggunakan ban tanah atau ban pacul. Ada merek lokal, seperti Swallow dan IRC. Harganya Rp800 ribuan, kalau ban impor bisa Rp2-3 jutaan,” ujarnya saat ditemui VIVA.co.id, Kamis 1 September 2016.

Setelah pelek dan ban, ubahan lanjut pada lengan ayun belakang. Bisa pakai milik Yamaha YZ 125, Suzuki RM 125, Yamaha CRF, atau Kawasaki KX 150. “Harganya Rp3 jutaan. Kalau mau yang bagus, pakai KTM. Harganya bisa sampai Rp5 jutaan,” jelasnya.

Jika mengganti lengan ayun, otomatis shockbreaker perlu diganti agar kinerjanya maksimal. Harga shockbreaker tipe monoshock bervariasi, mulai Rp1,5-4 juta.

Shockbreaker depan dan mesin

Agar tampilannya imbang antara depan dan belakang, maka shockbreaker depan sebaiknya diganti dengan model up-side-down (USD). Ada dua pilihan yang biasanya dipakai crosser lokal, milik motor SE 85cc dan 125cc.

Shockbreaker SE sekelas 125cc diameternya lebih besar, harganya Rp6 jutaan. Kalau SE yang 85cc bisa sampai Rp 7jutaan. Harga USD SE 85cc lebih mahal karena ukurannya sesuai dengan postur badan orang Asia,” ujarnya.

Tampilan yang sudah mirip motor SE akan percuma jika performa mesin loyo. “Ganti karburator, blok piston dan head serta per klep. Itu sudah termasuk porting, polish dan camshaft custom,” ungkapnya.

Tenaga mesin masih bisa dinaikkan lagi jika memakai knalpot khusus. Bila memilih knalpot full system (header, pipa dan silencer), perlu menyiapkan dana sekitar Rp700 ribu hingga Rp4 juta.

Terakhir, komponen yang perlu diganti yakni kampas kopling, per kopling, dan gear belakang.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP