TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Perbedaan Spesifikasi Motor Enduro dan Motocross

Secara fisik, tampilan motor di kelas berbeda itu tidak berbeda.
Perbedaan Spesifikasi Motor Enduro dan Motocross
Motor Enduro. (Enduro360)

VIVA.co.id – Tidak banyak yang mengetahui bahwa olahraga bermotor di trek off-road itu terbagi menjadi beberapa kelas. Dua kelas yang paling terkenal adalah enduro dan motocross.

Meski secara umum penampilan motor yang digunakan sama, namun ada beberapa perbedaan spesifikasi antara motor enduro dan motocross.

Pemilik bengkel Aneka Motor yang berlokasi di Ciledug, Tangerang, Bobby Susanto mengatakan, untuk sektor mesin, kelas enduro tidak terlalu ekstrem dibanding motocross.

Ia mencontohkan, jika ingin memodifikasi Kawasaki KLX 150 untuk ikut kelas enduro, piston standar berukuran 58 milimeter (mm) diganti dengan ukuran 59 mm. Menurutnya, motor enduro jarang terkena angin. Motor lebih sering melewati rintangan dibandingkan jalan landai, sehingga mesin cepat panas.

“Untuk enduro, hanya butuh torsi di putaran bawah, agar motor kuat nanjak,” ujarnya saat ditemui VIVA.co.id, Kamis 1 September 2016.

Untuk soal perbandingan gear, tentu motor enduro butuh gear belakang yang ukurannya lebih besar. “Karena basisnya Kawasaki KLX untuk mengikuti kelas motocross, ukuran gear yang digunakan 52-53 mm. Sedangkan enduro butuh ukuran 55 mm, biar gampang cari torsi di putaran bawah,” ujarnya menjelaskan.

Perbedaan selanjutnya ada pada ukuran roda dan tingkat kekerasan suspensi. “Kalau motocross shockbreaker depan dan belakang dibuat lebih keras. Untuk enduro, karena treknya naik turun, dibuat empuk. Ukuran pelek belakang 18 inci dan depan 21 inci untuk enduro. Kalau motocross, pelek depan 19 inci dan belakang 16 inci.”

(mus) 

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP