TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Produk Laris, Kenapa BeAt Masih Pakai Mesin 110cc?

AHM telah jual 10,7 juta unit motor BeAt sejak 2008.
Produk Laris, Kenapa BeAt Masih Pakai Mesin 110cc?
All New Honda BeAT Injeksi. Ilustrasi. (VIVAnews/Herdi Muhardi)

VIVA.co.id – Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Juli 2016, motor besutan Honda, BeAT series, tercatat telah terjual hingga 10.724.227 unit, sejak kehadirannya pada 2008 silam. Sukses menjadi magnet, Honda terus gencar menghadirkan beragam model BeAt tebaru dengan sejumlah penyegaran.

Namun demikian, masih banyak pihak yang bertanya mengapa Honda tetap mempertahankan BeAt dengan mesin berkapasitas 110cc. Padahal, sudah banyak kompetitor lain yang meninggalkan mesin itu dan beralih ke mesin yang lebih besar kapasitasnya.

Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM), Margono Tanuwijaya, akhirnya menjelaskan pemilihan mesin 110cc yang masih dibekali pada BeAt terbaru, yang belum lama ini diluncurkan.

"Kami itu selalu melihat kebutuhan konsumen. Kami buat produk untuk konsumen. Kenapa 100cc (110), pertama yaitu secara power sebetulnya bagus, speed dan akselerasi konsumen masih banyak yang suka," kata Margono, ditemui baru-baru ini.

Alasan kedua, dengan menggunakan motor yang kapasitas mesinnya kecil, tentu membuat semakin irit bahan bakar. "Nah, konsumen bisa mendapatkan mesin yang comfortable, tapi benefitnya ada," ujar dia.

Yang jelas, kata dia, mesin 110cc masih tetap dipertahankan dikarenakan banyaknya konsumen yang masih membutuhkan motor dengan mesin yang irit dan juga fungsional.

"Ada beberapa konsumen yang punya kebutuhan di situ. Kalau kami tidak punya produknya, sayang dan tidak bisa memenuhi. Kalau ada costumer yang ingin lebih cepat lagi dan boros sedikit, kita punya 125-nya. Mau ada yang 150cc yang lebih tidak irit lagi ada Vario. Jadi sebenarnya di seluruh tingkatan itu kita ada," tutur dia.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP