TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Air AC Baik untuk Radiator, Mitos atau Fakta?

Umumnya pemilik mobil mengisi radiator dengan air biasa atau coolant.
Air AC Baik untuk Radiator, Mitos atau Fakta?
Mengisi air radiator.

VIVA.co.id – Setiap mobil pasti memiliki radiator. Fungsinya adalah untuk menjaga agar mesin selalu dalam rentang suhu optimalnya.

Agar bisa menurunkan suhu mesin, radiator perlu diisi dengan cairan. Umumnya, cairan yang digunakan yaitu air atau coolant.

Namun, banyak beredar isu bahwa air bekas Air Conditioner (AC) ampuh digunakan sebagai pengganti air radiator. Benarkah demikian?

Kepala Mekanik Bengkel Agung Jaya Baru di Jakarta Timur, Junaedi mengatakan, penggunaan air bekas AC pada radiator mobil bagus untuk mesin.

"Opininya begitu. Kalau menurut saya ada bagusnya, karena lebih jernih airnya. Ketahanan air radiator juga lebih lama dibandingkan dengan air mineral biasa dan coolant. Kalau pakai air AC, lebih terasa juga dari sistem pendinginannya. Cepat dingin kalau mesin sedang panas," kata Junaedi kepada VIVA.co.id, Kamis 8 September 2016.

Selain itu, kata junaedi, penggunaan air AC pada mobil membuat radiator tidak cepat rusak. Karena, bahan yang terkandung dalam air AC masih alami dan bersih.

"Kalau pakai coolant sebetulnya kurang bagus, karena kan ada bahan pengawetnya. Tapi, tergantung juga kualitasnya yang seperti apa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bengkel Toyota Auto2000 Cempaka Putih, Budi Setiyawan menjelaskan, pada dasarnya radiator bisa menggunakan air AC. Namun, syaratnya harus ditampung di wadah yang tertutup dan bersih.

"Bisa saja, tapi syaratnya harus ditempatkan di wadah yg tertutup, bersih dan tidak tercampur dengan cairan lain yang bisa menimbulkan korosi. Pastikan AC di rumah juga dalam kondisi yg baik,” kata Budi.

Namun, Ia menyarankan agar radiator menggunakan cairan khusus, karena telah disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan. "Kami menyarankan untuk menggunakan air radiator khusus, karena sudah teruji dapat bertahan dengan kondisi dingin maupun panas yang berlebihan. Yang terpenting adalah tidak menimbulkan korosi dan endapan,” jelasnya.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP