TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Alasan Toyota Indonesia Masih Pakai Airbag Takata

Tak hanya Takata, Toyota juga gunakan airbag merek lainnya.
Alasan Toyota Indonesia Masih Pakai Airbag Takata
Airbag (Caradvice)

VIVA.co.id – Meski sejumlah pabrikan otomotif merugi akibat penggunaan kantung udara alias airbag Takata yang bermasalah, namun tak lantas membuat para pelaku usaha otomotif langsung beralih ke merek airbag lainnya. Hal itu pula terjadi pada Toyota di Indonesia.

Menurut General Manager Technical Service PT Toyota Astra Motor (TAM) Dadi Hendriadi, produk Takata yang saat ini dipakai Toyota tidak sama dengan yang terlibat kasus recall. “Kan masalahnya bukan siapa yang buat, tapi bahan yang dipakai untuk model-model yang terlibat. Jadi untuk mobil sekarang, Takata sudah mengubah formula atau bahan untuk inflator,” kata Dadi saat berbincang dengan VIVA.co.id, Jumat, 9 September 2016.

Dadi mengaku, saat ini penggunaan airbag pada kendaraan Toyota tidak seluruhnya menggunakan buatan Takata, akan tetapi dikombinasikan dengan merek lain seperti Toyoda Gosei, Autoliv dan lainnya.

Untuk merek airbag dari Toyoda Gosei, dikabarkan telah diterapkan pada beberapa mobil yang dibuat di Indonesia, seperti All New Innova dan All New Fortuner. Selain itu, penggunaan airbag ini nyatanya bisa menurunkan harga, karena pabrik Toyoda Gosei berada di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Setiap pemasok yang membantu Toyota, kata Dadi, tidak hanya produksi airbag, tapi sejumlah part-part lainnya. “Sekarang kita masih pakai merek Takata pada beberapa model, biasanya airbag untuk knee (lutut atau kaki). Airbag ini dipastikan tidak terlibat dalam Special Service Campaign,” jelas Dadi.

Kata Dadi, beberapa bulan lalu sedikitnya 40 ribu unit Toyota harus mengalami penggantian airbag. Itu terdiri dari model Camry, Corolla, Vios, serta Yaris tahun 2001 sampai 2008.

Kendati pengumuman pergantian airbag telah dilakukan beberapa bulan lalu, Dadi menyatakan, saat ini konsumen masih bisa melakukan pengecekan melalui www.toyota.astra.co.id.

Dari situs tersebut, konsumen akan diminta memasukkan 17 digit nomor rangka kendaraan untuk melakukan pengecekan dan juga e-mail, atau atau mengontak customer hotline mereka.Nomor Rangka kendaraan tentunya dapat ditemukan pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP