TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Begini Bahayanya Jika Mobil Telat Ganti Oli

Penggantian oli diharuskan dilakukan secara rutin.
Begini Bahayanya Jika Mobil Telat Ganti Oli
Ganti oli mesin kendaraan secara teratur. Foto ilustrasi. (http://sidomi.com)

VIVA.co.id – Kebutuhan akan oli untuk kendaraan tentu tak bisa dipungkiri lagi. Cairan pelumas ini sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran mesin maupun komponen di dalam kendaraan.

Menurut Service Operation Manager Plaza Toyota, Muhammad Iqbal, penggantian oli mesin pada mobil harus dilakukan secara rutin agar kinerja dapur pacu dapat bekerja dengan optimal.

"Penggantian oli dalam pemakaian kendaraan yang normal harus dilakukan selama enam bulan sekali. Bila mobil di bawah tahun 2005 dilakukan setiap tiga bulan sekali atau tiap lima ribu kilometer," kata Iqbal kepada VIVA.co.id di Jakarta, Jumat 16 September 2016.

Menurut dia, jika oli sudah waktunya diganti namun telat melakukannya, akan berubah menjadi penyebab kerusakan parah yang tentunya bakal menguras kantong untuk perbaikannya. "Telat ganti oli berdampak besar, komponen mesin bisa rusak, konsumsi bahan bakar bakal lebih boros dan suara mesin jadi kasar. Untuk perbaikannya membutuhkan biaya yang enggak murah," ungkap dia.

Oleh karena itu, ia menyarankan bagi pemilik kendaraan roda empat untuk mengganti oli secara rutin. Selain melindungi mesin tetap terjaga hingga tak membuat dompet 'bolong'.

"Kalau sering telat ganti oli yang paling parah bisa turun mesin dan biayanya bisa sampai puluhan juta untuk perbaikannya jadi sangat disarankan untuk melakukan ganti oli secara rutin," kata dia.

 

(ren)


 

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP