TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Mengenal Sistem Keamanan Side Impact Beam Mobil Calya

Lalu apa kegunaan side impact beam ini?
Mengenal Sistem Keamanan Side Impact Beam Mobil Calya
Rangka mobil Toyota Calya (viva.co.id/Jeffry Sudibyo)

VIVA.co.id – Kini beberapa mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) seharga Rp100 jutaan seperti Toyota Calya dan Daihatsu Sigra sudah disematkan sistem keamanan lebih dari pabrikan. Salah satunya sistem keamanan side impact beam.

Lalu apa kegunaan side impact beam ini? Sistem kemananan ini sangat penting agar saat terjadi kecelakaan atau tabrakan dari samping baik penumpang baris pertama dan baris kedua masih tetap terlindungi karena benturan keras ini dapat diredam, sehingga mobil tidak mudah ringsek.

Iwan Abdurahman, Technical Service Division PT Toyota Astra Motor mengatakan, side impact beam di Calya itu sama seperti Sigra ada di pintu bagian depan dan pintu belakang, karena masih satu line produksi. Bahan yang digunakan juga sama mengandung baja agar mampu meredam benturan.

"Side impact beam ini bentukan seperti pipa yang berada di tengah-tengah frame pintu. Bahannya terbuat dari high strength steel (HSS) yang mampu menyerap benturan dan menambah rigiditas pintu. Bahan HSS ini juga digunakan untuk frame pintu," katanya kepada VIVA.co.id.

Ia mengatakan, yang dimaksud HWS itu terbuat dari bahan baja atau steel dengan kekuatan lebih besar sekian persen dibanding bahan steel yang normal. "Bahan steel yang normal itu hanya digunakan untuk plat pintu, back door dan lain-lain," katanya menambahkan.

Menurutnya, orang sering salah kaprah dengan pemahaman bahan baja. Padahal sebenarnya, baja murni itu justru elastis, kalau terlalu banyak kandungan baja yang digunakan untuk side impact beam, jadinya akan lembek tidak mengeras.

"Kandungan baja yang digunakan untuk side impact beam tidak 100 persen baja. Sebab kalau sampai 100 persen itu akan lentur. Jadi harus dipadukan dengan besi. Karena bahan besi dasarnya hanya keras saja tapi lebih getas, dibanding baja yang lebih kuat, jadi memang harus dipadukan."

Ia mengatakan, bicara soal kekuatan dari side impact beam sendiri, pasti ada batasannya. "Sesuai standar test crash, harusnya struktur body (plus side impact beam), penumpang masih aman di speed 50 km/jam. Artinya, mobil apapun kalau ditabrak dari samping dengan kecepatan 100km/jam bisa lewat juga," katanya.

(mus)

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP