TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Builder Indonesia Masih Banyak yang Hanya Ikut-ikutan

Jangan terlalu sering ikut kontes modifikasi, kenapa?
Builder Indonesia Masih Banyak yang Hanya Ikut-ikutan
Tiga pemenang kontes modifikasi Honda 2016 (AHM)

VIVA.co.id – Setiap modifikator atau builder mempunyai ciri khas masing-masing, untuk membedakan jati diri mereka saat meracik motor. Sebab, peran builder itu sebagai konseptor atau kreator bukan sekadar memasang aksesori aftermarket.

Yang menjadi pertanyaan, apakah di Indonesia para builder hanya sebagai tempat penyedia jasa custom? Pasalnya, banyak builder yang hanya mementingkan keuntungan tanpa memberikan ciri khas gaya mereka.

Bingky, owner Bikerstation, mengatakan, setiap builder memang harusnya mempunyai ciri khas masing-masing. Jadi bukan mengikuti tren modifikasi saat ini. Karena, dasarnya builder itu harus menjadi konseptor sejati.

"Sekarang modifikasi atau custom sudah maju banget, terlalu banyak model. Jadi builder itu bukan sekadar modifikasi atau custom, mereka harusnya sanggup membuat motor dari nol, bukan sekadar bolt on," ujarnya saat ditemui VIVA.co.id.

"Saya pribadi enggak pernah ikutin tren, kalau bisa ikutin idealisme sendiri. Jadi Anda mau pakai style atau gaya apapun. Nantinya semua orang akan tahu bahwa motor itu buatan Anda," kata pria yang juga tergabung dalam Indonesia Motorcycle Builder (IMB) itu.

Ia mengatakan, sebagaian besar builder di Indonesia masih banyak yang ikut-ikutan, karena korban kontes. "Lebih baik jangan sering mengikut kontes, secara tidak langsung juri itu mengarahkan gaya modifikasi Anda. Builder yang punya ciri khas di Indonesia itu masih bisa dihitung tangan," tuturnya.

"Sebenarnya saya enggak mau menggurui atau berdakwah. Tapi, kalau Anda punya ciri khas itu bagus, karena itu bisa mengantarkan Anda ke jenjang internasional, dan mereka akan tahu builder Indonesia juga mempunyai khas, bukan hanya Eropa, Amerika, atau Jepang saja," lanjutnya.

Ariawan, juragan Baru Motor Sport (BMS), pun menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, jangan takut untuk kehilangan konsumen, karena builder itu memang menciptakan karya dengan warna yang berbeda-beda.

"Jadi kita custom motor dan modifikasi motor itu bukan urusan perut semata. Tapi, ciri khas itulah yang nantinya akan membawa kita untuk bersanding dengan modifikator internasional," katanya.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP