TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Mengulas Mobil 'Catatan Si Boy' yang Legendaris

Mobil ini ditanami mesin dengan kapasitas 4.600cc.
Mengulas Mobil 'Catatan Si Boy' yang Legendaris
Modifikasi mobil (viva.co.id/Jeffry)

VIVA.co.id – Siapa yang tidak kenal dengan film layar lebar ‘Catatan Si Boy’, apa lagi Anda tumbuh dewasa di era 1980-an.  Ya, film ini menceritakan tajirnya seorang anak muda yang menggunakan mobil BMW 318i E30 lansiran 1991 sebagai propertinya.

Maka dari itu tidak heran kalau sampai saat ini sedan sport asal Bavarian yang akrab disebut M40 masih banyak peminatnya. Selain memiliki bentuk yang kompak, mesin bawaan pabrik berkapasitas 1.800cc ini dikenal bandel dan bertenaga di zamannya.

“Saya memang suka mobil klasik, dan bentuk bodi M40. Ini mobil paling wahid waktu zaman mas Boy, dan intinya saya memang suka mobil ini. Dengan mesin kecil mobil ini memang sudah kenceng,” katanya saat ditemui VIVA.co.id di Lippo Mall Puri, Jakarta.

Menurutnya untuk mendapatkan M40 dengan kondisi mulus tidak mudah. “Saya punya mobil ini tahun 2011 bayarin punya omnya temen. Itu saya tawar menawar dari pagi sampai malem baru deal, soalnya nih mobil waktu saya beli orisinil semua masih lempeng, pokoknya mulus banget,” ujarnya.

Nah, karena semakin lama teknologi berkembang, karena kebutuhan yang berbeda. Pemilik bengkel krom ini memutuskan untuk merombak mesin bawaan pabriknya dengan M62 berkapasitas 4.600 cc yang lebih bertenaga.

“Sudah banyak gonta-ganti mesin nih, yang pertama pakai M20 stroke up naik jadi 2.500 cc, ganti lagi M50, M52, M60, dan akhirnya sekarang M62  dengan kapasitas 4.600 cc, urusan tenaga jangan ditanya dah,” ujarnya.

Nah dengan penggunaan mesin yang lebih besar, tentu urusan pengereman dan stabilitas saat berkendara sangat dibutuhkan. Maka dari itu, pria yang mempunyai anak satu ini pun mengubah sektor kaki-kaki agar lebih kuat dan stabil.

“Armnya saya ubah pakai E30 coupe, coilover GAD dan penggunaan cakram pada rem belakang, karena kalau standar M40 masih tromol dan kadang-kadang remnya los tidak sesuai dengan kapaitas mesin,” katanya.

Selain itu, untuk menyesuaikan penampilannya, warna asli pabrikan juga diubah dengan Deep Black Debeer. “Warna dasarnya itu merah marun, perubahan cat kurang lebih lima kali. Akhirnya memutuskan warna hitam karena terlihat lebih elegan dan bersih,” katanya.

Sebagai informasi, BMW milik Putra ini telah meraih empat gelar juara sekaligus yakni The Best 90 Modified, The Best Enggine Bay, The Best Static Fitment, The King Nomine di kontes modifikasi EuroFest 2016 yang berlangsung di Lippo Mall Puri pada 24-25 September.


Data modifikasi :

Mesin : M62 B46 4.600cc
Coilover : GAD
Piggy back : Unichip
Gearbox : E34
Gardan : LS BMW 323
Header : Full stainless
Sunroof : Original BMW
Jok depan : Recarro
Paddle shift : Hartge
Setir : Hartge
Bodykit : Hartge
Wiper lamp : Original M40
Ducktail : Hartge
Pelek depan : Hartge R17 lebar 10,5
Pelek belakang : Hartge R17 lebar 9,5
Cat : Deep black debeer
Arm : E30 Coupe
Sokbreaker : Coilover GAD
Rem : Full cakram E30 Coupe

 

 

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP