TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Butuh 24 Jam Hitung Uang Koin Seember Milik Pembeli CBR

Diler Honda menghitung koin-koin itu selama 24 jam.
Butuh 24 Jam Hitung Uang Koin Seember Milik Pembeli CBR
Karyawan diler menghitung uang receh. (Zahrul Darmawan (Depok))

VIVA.co.id – Setiadi, merupakan pria di Depok yang sukses bikin heboh setelah melakukan pembelian sepeda motor sport Honda CBR dengan uang koin satu ember dan satu dus. Recehan itu diketahui ia kumpulkan sejak lama, hingga tak disadari jumlahnya yang telah mencapai puluhan juta rupiah. Uang-uang koin yang dimilikinya merupakan pecahan Rp1.000.

Meski pihak diler tak menolak pembelian dengan cara demikian, namun ternyata cukup merepotkan pihak diler Honda. Mereka bahu-membahu bergantian menghitung koin demi koin hingga selesai. Banyak staf pun dilibatkan untuk menghitung koin-koin tersebut.

Setelah memakan waktu lebih dari 24 jam, proses penghitungan uang koin sebanyak satu ember dan dus milik Setiadi akhirnya selesai, Selasa 27 September 2016. Menurut salah seorang wiraniaga Honda Moto Care, Depok, Jawa Barat, Yulia Anggraini, koin-koin itu berjumlah lebih dari Rp32 juta. “Baru saja kita selesai menghitung. Jumlahnya Rp32 juta lebih sedikit,” katanya saat dihubungi VIVA.co.id.

Dengan demikian, Setiadi dikatakan hanya kurang Rp1 jutaan untuk melunasi motor yang harganya dibanderol Rp33.425.000 itu. “Nanti kita konfirmasi lagi ke dia, nantinya bisa dilakukan pelunasan dengan cara transfer atau bisa juga secara tunai,” ucapnya.

Seperti diketahui, Setiadi warga Mampang Pancoran Mas, Depok, sempat membuat geger lantaran membeli motor mewah itu dengan cara tak biasa, yakni menggunakan tumpukan uang logam (koin) yang dibawanya menggunakan ember cat dan dus. Puluhan juta uang koin itu dikumpulkan Setiadi sejak lima tahun lalu. 

Awalnya dia hanya iseng, namun siapa sangka ternyata hal itu justru berbuah manis. Dan tak lama lagi, ia pun bakal membawa pulang motor sport idamannya tersebut dari hasilnya mengumpulkan receh.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP