TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Syarat Klaim Mobil Kena Banjir Agar Diproses Asuransi

Ada beberapa hal yang tak disarankan saat mobil terjebak banjir.
Syarat Klaim Mobil Kena Banjir Agar Diproses Asuransi
Mobil di basement Kemang Square terendam banjir. (VIVA/Danardono)

VIVA.co.id – Banjir merupakan momok yang sulit dihindari di beberapa kawasan di Indonesia. Bahkan, banjir justru seringkali mendatangi wilayah-wilayah kota besar selama musim hujan.

Tak sedikit mobil yang terendam banjir di musim hujan, mulai dari mobil yang lama hingga mobil yang baru. Apalagi banjir selalu identik dengan air sungai kotor hingga berwarna cokelat dan membawa banyak sampah. Mobil yang sudah terendam banjir pun harus segera dilarikan ke bengkel karena seluruh dapur pacu hingga bagian eksterior mobil harus dibersihkan dan diperbaiki.
 
Setelah melakukan pembersihan dan perawatan ulang, bagi Anda yang mobilnya telah diasuransikan tak perlu panik. Bila kondisi di atas menimpa Anda, maka satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap kendaraan Anda adalah asuransi. Maka itu, pahami dan pastikan bila kendaraan yang Anda miliki telah dilengkapi dengan jaminan perlindungan terhadap banjir. 

Dilansir situs resmi Toyota, Sabtu, 1 Oktober 2016, disarankan untuk tidak pernah lupa untuk mencermati seluruh polis asuransi kendaraan dengan baik, agar sewaktu-waktu bila kendaraan Anda terkena banjir, maka Anda mendapatkan perlindungan atas kejadian tersebut.

Proses klaim akibat kebanjiran bisa dilakukan asal Anda mengetahui persyaratannya. Salah satunya persiapan yang perlu dilakukan adalah dengan memahami syarat diterimanya klaim asuransi. Syarat pertama adalah tidak memaksakan mobil melewati genangan air yang dalam. Kesengajaan melewati banjir bisa membuat asuransi sulit diproses.

Selain berusaha melewati genangan air, jangan mencoba menyalakan mobil saat mobil tengah terendam dalam banjir. Menyalakan atau menstarter mobil dalam kondisi terendam banjir bisa menimbulkan arus pendek dan mengakibatkan kerusakan fatal pada mobil. Ketika mobil terendam banjir, segera matikan mesin mobil dan cabut baterai atau aki agar mesin terhindar dari kerusakan parah.

Begitu pula setelah mobil terselamatkan dari genangan air.Jangan langsung menyalakan atau menstarter mobil meskipun airnya terlihat sudah kering. Bila sudah demikian, jangan melapor lebih dari lima hari ke pihak asuransi agar klaim banjir dapat segera diproses asuransi. Jika lebih dari lima hari, prosesnya akan semakin sulit dan memakan waktu lama.

Hal-hal tersebut terdapat dalam pasal pengecualian polis yang berlaku di Indonesia bahwa kasus tersebut tidak akan dijamin kerugian dan kerusakannya karena disebabkan oleh tindakan yang disengaja oleh tertanggung atau pengemudi dan dikemudikan secara paksa walaupun secara teknis kondisi dalam keadaan rusak atau tidak layak jalan. 
 

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP