TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Sejak Lama Wujud Terios Tak Berubah, Ini Alasan Daihatsu

Kalaupun ada perubahan, hanya ringan.
Sejak Lama Wujud Terios Tak Berubah, Ini Alasan Daihatsu
Peluncuran Daihatsu Terios Custom, di Jakarta, Kamis (18/2/2016). (FOTO: VIVA.co.id/Herdi Muhardi)

VIVA.co.id – Tak dapat dipungkiri, mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) disebut sebagai salah satu segmen yang tengah berkembang di Tanah Air. Tak heran jika para produsen kemudian menghadirkan berbagai model atau produk baru guna menikmati gurihnya mobil di segmen tersebut.

Namun demikian, hal itu rupanya tidak dilakukan Daihatsu Indonesia melalui PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Padahal, perusahaan asal Jepang ini memiliki SUV yang cukup dikenal pengganti Taruna yaitu Terios. Hanya saja, mobil yang lahir 2006 silam ini nyatanya tak pernah berevolusi dengan rombakan secara menyeluruh. Sebaliknya, ubahan yang kerap dilakukan Daihatsu pada Terios hanya minor change alias perubahan ringan.
 
Menanggapi hal itu, Division Head Corporate Planning PT ADM Rudy Ardiman angkat bicara. Menurut dia, alasan Daihatsu masih mempertahankan model yang ada saat ini, karena penjualan Terios tak berubah, yakni masih sekira 1.000-1.500 unit per bulan.
 
Preference seperti apa, karena modelnya ini masih klasik, dan kami (termasuk konsumen) masih senang dengan model ini, dan masih banyak peminatnya,” kata Rudy kepada VIVA.co.id, Senin 3 Oktober 2016.

Menyambangi Danau Toba Bersama Daihatsu Terios Adventure 
Rudi juga menyatakan, jika melakukan rombakan, dipastikan Daihatsu akan memerlukan waktu yang cukup lama. Diisyaratkan, tak menutup kemungkinan Terios akan hadir dengan rombakan secara menyeluruh. Soal kapan, dia memilih menutup informasi rapat-rapat.

Yang pasti, kata Rudy, hingga kini Daihatsu Indonesia tak akan membuat mobil SUV yang mengusung mesin di atas 1.500cc. Sebab, untuk jenis mobil tersebut, Daihatsu mempercayakan kepada saudara kandungnya Toyota untuk memproduksinya.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP