TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Ganti Pelek dan Ban Mobil Ada Aturannya, Harus Tahu

Pabrik sudah memperhitungkan plus minusnya.
Ganti Pelek dan Ban Mobil Ada Aturannya, Harus Tahu
Beberapa pelek mobil yang tersedia di Permaisuri Ban. (Jeffry Yanto/VIVAcoid)

VIVA.co.id – Mengganti pelek mobil memang sering dilakukan para pemiliknya dengan berbagai alasan. Termasuk dengan kurang puas dengan pelek bawaan pabrikan yang cenderung standar. Begitu juga dengan ukuran ban.

Umumnya para pemilik melakukan pergantian diameter pelek ke ukuran yang lebih besar. Misalnya, bila sebelumnya menggunakan pelek ring 15 diganti menjadi ring 17. Namun, penggantian pelek mobil standar menjadi lebih besar bukan tanpa risiko.

Mengganti pelek dan juga ban memiliki poin plus serta minusnya tersendiri. Sport Segment Business Manager Michelin Indonesia, Refil Hidayat mengatakan pelek dan ban pabrikan sebenarnya telah melalui tahap perhitungan sesuai hitungan geometri yang disesuaikan.

"Pabrikan mobil umumnya melakukan produksi mobilnya sudah dengan hitungan geometri sendiri, makanya dalam setiap sesi, pabrikan akan memberikan rekomendasi teknik apabila ingin ganti pelek 15 inci harus plus two atau 17 inci," kata Refil di Jakarta.

Saran itu, menurut Refil dimaksudkan untuk menghitung kestabilan ban dan pelek pada mobil yang sudah dilakukan pergantian.

"Misalnya pelek 16 baiknya 18 atau naik dua, jangan sampai lebih karena akan mempengaruhi teknologi yang lain. Seperti ABS, pada saat ubah terlalu kecil, ABS sensornya akan menghitung dengan parameter berbeda lagi. Toleransinya akan dilewatin," katanya.

Ketika mengganti pelek juga harus memperhatikan ukuran ban yang akan dipakai. Utamanya memperhatikan aspec ratio ban. Makin kecil angka aspect rasionya maka ban akan semakin tipis. Sebaliknya, jika angka semakin besar ban akan semakin tebal. Mudahnya, bila ingin mengganti pelek berdiameter terlalu besar, maka dianjurkan untuk menggunakan ban dengan angka aspec ratio kecil.

"Pasti ada pro dan kontranya, misalkan pronya, ganti pelek 15 inci ke 17 inci pasti membuat mobil lebih keren, dan juga tingkat responsifnya bagus. Pada saat dibawa tingkat respon akan bagus, karena vertical dipendekin dan jarak pendek akan cepat respon perintah setir," katanya.

Kekurangannya, refil mengatakan pada saat pelek mobil menjadi standar, respon ban memang akan menurun, tapi akan lebih nyaman dibandingkan dengan menggunakan pelek yang melebihi standar pabrikan.

“Cocoknya hanya dua inci nambahnya, yang penting total geometrinya sesuai rekomendasi pabrikan, soalnya pabrikan sudah tahu konsekuensinya bagaimana pro dan kontranya juga bagaimana," katanya.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP