TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Ini Merek Otomotif dengan Status Paling 'Kaya'

Toyota berada di bawah Apple, Google, Coca-cola, dan Microsoft.
Ini Merek Otomotif dengan Status Paling 'Kaya'
Logo Toyota. (REUTERS/Yuya Shino)

VIVA.co.id – Lembaga konsultan pemasaran, Interbrand, kembali menggelar ‘Best Global Brand 2016’. Dari survei yang dilakukan secara internal, Toyota ternyata masuk dalam lima merek yang paling bernilai baik secara finansial maupun pengaruhnya.

Perusahaan asal Jepang ini menjadi satu-satunya brand otomotif di bawah merek Apple, Google, Coca-cola, dan Microsoft. Angka Toyota naik satu peringkat dari tahun lalu yang berada di posisi keenam. Demikian dilansir Autoguide, Kamis 6 Oktober 2016.

Peringkat Toyota diketahui bahwa merek perusahaan tersebut nilainya meningkat sembilan persen dari tahun lalu atau mencapai US$53,58 juta

Sedangkan urutan otomotif lainnya, ditempati Mercedes Benz diposisi kedua atau secara Best Global Brand 2016 berada di urutan ke sembilan dengan nilai  US$43,49 juta atau naik 18 persen.

Beberapa mereka lainnya diikuti BMW di posisi ke-11 dengan nilai perusahaan US$41,535 juta (naik 12 persen),  lalu  di peringkat 21 dengan nilai US$22,106 juta (turun 4 persen), kemudian Ford di urutan ke 33 dengan nilai US$12 persen.

Merek otomotif lainnya yang tak kalah bernilai yaitu,  Hyundai senilai US$12,547 juta (naik 11 persen) di posisi ke-35, Audi  di urutan ke-38 dengan nilai US$11,799 juta (naik  14 persen), kemudian Volkswagen senilai US$11,436 juta ( atau turun sembilan persen) berada di posisi 40.

Beberapa merek otomotif lainnya yang masuk dalam 100 besar perusahaan paling bernilai yakni Nissan di urutan 43, Porsche angka 50, Kia berada di urutan 69, Land Rover  di 78, MINI di 88 dan Tesla di tempat ke-100. Ini adalah tahun pertama mobil listrik Amerika telah membuat daftar.

Adapun penilaian merek-merek terkemuka ini dilihat dari tiga komponen kunci, yaitu performa finansial dari produk dan layanan yang dimiliki sebuah merek, peran merek dalam memeengaruhi pilihan konsumen dan kemampuan merek untuk memiliki harga premium atau memberikan pendapatan terhadap perusahaan.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP