TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Lakukan Hal Ini Jika Rem Mobil Blong

Banyak faktor yang dapat menyebabkan rem blong.
Lakukan Hal Ini Jika Rem Mobil Blong
Ilustrasi pedal mobil. (www.toyota.astra.co.id)

VIVA.co.id – Salah satu penyebab kecelakaan adalah rem yang tidak berfungsi alias blong. Pada kondisi itu, biasanya rem tak berfungsi maksimal, meski sudah diinjak sekeras mungkin.

Banyak faktor yang menyebabkan rem blong, mulai dari dari kampas rem yang telah habis, piston rem yang aus, jumlah dan kualitas minyak rem yang menurun, selang yang bocor, hingga masalah di booster dan master rem.

Perawatan pada sistem pengereman secara berkala wajib dilakukan, untuk menghindari kasus seperti ini.

Beberapa tanda rem berpotensi blong adalah tampak rembesan minyak di salah satu roda dan di pedal rem. Selain itu, pedal rem terasa empuk saat diinjak.

Lantas, apa yang perlu dilakukan saat rem blong ketika sedang berkendara?

Kepala Bengkel Daihatsu di kawasan Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur, Subur Triyanto, memberikan beberapa tips yang mungkin bisa membantu saat mengalami hal tersebut.

"Pertama, jangan panik. Jaga agar pikiran tetap tenang, agar bisa mengatur arah mobil dan membuatnya berhenti," kata Subur saat berbincang dengan VIVA.co.id.

Kedua, kata dia, yang harus dilakukan menyalakan lampu hazard dan menurunkan gigi transmisi ke posisi rendah.

"Rem itu kan fungsinya bukan menghentikan kendaraan, cuma memperlambat laju. Dalam kondisi seperti itu, harus menurunkan gigi ke tingkat yang lebih rendah. Misalnya sedang di posisi gigi lima, perlahan turunkan sampai ke gigi pertama," ujar dia.

Jangan lupa memastikan posisi mobil dengan kendaraan lain, baik yang berada di depan maupun belakang, masih dalam jarak yang aman.

"Pastikan kendaraan bisa berkurang kecepatannya. Hindari menginjak pedal gas. Kocok pedal rem hingga bisa membuat mobil berkurang kecepatannya. Jika sudah mulai berkurang, segera menepikan kendaraan," jelasnya.

Bila rem sama sekali tidak berfungsi, maka satu-satunya cara adalah dengan mengarahkan mobil ke benda yang dapat menghentikan lajunya.

"Tabrakkan mobil ke benda mati, dan usahakan menghindari benda yang dapat merusak mobil. Bila ada, bisa arahkan ke jalur berpasir atau menanjak," kata dia.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP