TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Menelusuri Bisnis Penampungan Mobil Rongsok di Jakarta

Ada yang sudah berusia puluhan tahun.
Menelusuri Bisnis Penampungan Mobil Rongsok di Jakarta
Bisnis mobil rongsokan (viva.co.id/Yasin Fadilah)

VIVA.co.id – Memiliki mobil rongsokan yang sudah tahun lama tentunya mengganggu pemandangan rumah. Tapi banyak cara yang dilakukan pemilik mobil rongsok untuk mendapatkan uang. Salah satunya menjualnya ke tukang rongsokan khusus mobil-mobil tua.

Salah satu tempat tujuan yang biasanya pemilik mobil menjual mobil rongsoknya yaitu ke tempat penampungan mobil rongsok. Nah, VIVA.co.id mencoba menyambangi pengepul mobil-mobil rongsokan di daerah Bambu Apus, Jakarta Timur.

Tempat ini menghuni lahan kosong. Luasnya sekitar 400 meter per segi dan ada beberapa penjual yang menyuguhkan beberapa part atau onderdil bahkan mesin mobil yang merupakan hasil ‘operasi’ dari mobil rongsok yang mereka tampung.

VIVA.co.id berhasil menemui seorang pria berinisial B yang mengaku telah lama menjalani bisnis ini. Dari bisnis ini ia mengeruk keuntungan dengan menjual berbagai jenis onderdil copotan dari mobil rongsokan itu. Ia mengaku menjual beberapa suku cadang mobil baik tahun lama dan juga muda.

Berbagai komponen seperti mesin Corolla DX, Mercedes Benz, BMW serta mobil Kijang tahun lama juga ikut dijual. "Usaha ini sudah cukup lama, ada sekitar puluhan tahun, jadi semuanya berkumpul di sini untuk menjual onderdil dan barang copotan mobil rongsokan," kata dia saat berbincang dengan VIVA.co.id.

Mobil yang sudah tidak bisa digunakan, kata dia, akan dicopot onderdilnya untuk dijual kembali. Ia mengaku mengambil mobil dari beberapa daerah, seperti Tangerang, Bekasi dan tentunya Jakarta. "Kalau modalnya adalah, pokoknya lumayan juga puluhan juta juga," ujar dia.

Namun, dari sekian banyak barang yang dijual. Ia mengaku untuk sekarang barang yang dijual tidak terlalu banyak. Komponen copotan mobil rongsokan itu sudah banyak didistribusikan ke daerah-daerah. "Tapi sekarang tidak terlalu komplet, kalau dahulu barang apa aja semuanya ada, sekarang paling yang banyak di sini mesin," katanya.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP