TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Mobil-mobil Buatan Indonesia Semakin Laris di Luar Negeri

Diekspor ke 80 negara.
Mobil-mobil Buatan Indonesia Semakin Laris di Luar Negeri
All New Avanza Veloz (VIVAnews/Herdi Muhardi)

VIVA.co.id – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengklaim sepanjang Januari hingga September 2016 ekspor mobil Toyota dalam keadaan utuh atau Completely Built Up (CBU) mencapai 123.700 unit dan kondisi terurai atau Completely Knocked Down (CKD) 34.500 unit.

Tak hanya itu, Toyota Indonesia yang memiliki lima pabrik produksi, yakni tiga pabrik di Sunter, Jakarta Utara dan dua pabrik di Karawang, Jawa Barat itu, juga mengekspor mesin bensin lebih dari 90.300 unit, lalu mesin etanol lebih dari 16.200 unit, dan komponen kendaraan sekitar 64,7 juta buah.

Menurut Senior Direktur TMMIN Edward Otto Kanter, produk-produk ekspor ini dikirim ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Kepulauan Karibia, Pasifik, serta Timur Tengah.

“Saat ini rata – rata volume ekspor kendaraan utuh dari pabrik Toyota dan grupnya di Indonesia telah mencapai 12.000 unit per bulan dan rata-rata volume ekspor mesin, CKD, dan komponen sebanyak 750 container (FeU) per bulan,” kata Edward.

Edward menyatakan, volume ekspor yang meningkat diiringi dengan peningkatan penggunaan komponen dalam negeri. Oleh sebab itu, dia mengatakan, produk yang dihasilkan tidak hanya berkualitas global namun juga sarat dengan kandungan lokal.

Untuk lokalisasinya sendiri, sejumlah produk Toyota memang cukup tinggi. Sebut saja Kijang Innova yang memiliki tingkat kandungan lokal hingga 85 persen, lalu Sienta mencapai 80 persen, Fortuner sebesar 75 persen, serta Vios, Yaris, dan Etios Valco masing-masing sebanyak 60 persen.

Peningkatan ini juga disebut berkat dukungan pemasok lokal yang total di 2016 sebanyak 139 pemasok lokal lapis pertama.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP