TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Toyota Indonesia Akui Sulitnya Ekspor ke Eropa

City car adalah jenis mobil yang paling banyak dicari di Eropa.
Toyota Indonesia Akui Sulitnya Ekspor ke Eropa
Perakitan All New Kijang Innova di Pabrik Toyota Karawang 1 (VIVA.co.id/Hadi Suprapto)

VIVA.co.id – Sebagian dari mobil Toyota yang beredar di jalan, seperti Kijang Innova, Fortuner, Vios, Yaris, Etios Valco dan Sienta, adalah buatan dalam negeri. Kandungan lokalnya mencapai 60-85 persen.

Proses produksi dilakukan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), yang berlokasi di Sunter, Jakarta, dan Karawang, Jawa Barat.

Selain dipasarkan secara nasional, beberapa model juga diekspor ke 80 negara, mulai dari kawasan Asia, Afrika, Timur Tengah, Amerika Latin, hingga Karibia.

Namun, salah satu pasar yang hingga saat ini belum berhasil ditembus oleh TMMIN adalah Eropa. Menurut Wakil Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono, mereka menemui kesulitan untuk memenuhi standar yang ditetapkan di benua tersebut.

 “Karena, akan banyak perubahan kalau ingin ekspor ke Eropa. Standar Eropa itu memiliki spesifikasi khusus,” kata Warih di Jakarta.

Ia menjelaskan, spesifikasi khusus yang dimaksud salah satunya adalah komponen yang tidak diperbolehkan mengandung partikel atau campuran kimia. Selain itu, lanjut dia, pasar Eropa memiliki aturan yang ketat terkait masalah gas buang atau emisi.

Menurut Warih, pasar kendaraan beroda empat di Eropa tergolong unik. Sebab, mobil jenis city car menjadi produk yang paling banyak dicari di wilayah tersebut.

"Sekarang yang kami usahakan itu, bagaimana agar produk-produk kami bisa diterima. Tentu saja, beberapa model perlu ada sedikit modifikasi, yang disesuaikan dengan karakter dan kondisi wilayah yang dituju," ungkap Warih.

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP