TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Reparasi Lampu Mobil Pakai Pernis, Bahaya atau Tidak

Pernis dipakai, agar mika tidak mudah tergores.
Reparasi Lampu Mobil Pakai Pernis, Bahaya atau Tidak
Jasa membersihkan lampu mobil. (Jeffry Yanto/VIVA.co.id)

VIVA.co.id – Beberapa bengkel spesialis reparasi lampu mobil dapat membuat mika lampu dari buram, kuning hingga pecah seribu, kembali normal.

Saat pengerjaan tahap akhir, umumnya mereka menggosok bagian luar lampu dengan pernis. Mengapa hal itu dilakukan?

"Kami beri pernis, agar mika nantinya tidak mudah baret. Dan, kami menggunakan pernis khusus yang berbeda dengan pernis untuk bodi mobil," ujar pemilik bengkel reparasi lampu DCH, Tono, kepada VIVA.co.id.

Selain itu, pernis juga digunakan untuk membuat mika kembali mengilap. "Untuk menghilangkan buram dan bekas kuning, bagian luar mika kami amplas," jelasnya.

Sementara itu, Technical Service Division PT Toyota Astra Motor, Iwan Abdurahman menuturkan, pabrikan mobil tidak pernah memoles mika lampu dengan pernis.

"Di bengkel resmi, tidak mengenal bersihkan lampu. Jadi, kalau lampu menguning, masuk air, dan sebagainya, pasti diganti," ujarnya kepada VIVA.co.id.

Menurutnya, penggunaan pernis pada lampu mobil hanya dilakukan di bengkel-bengkel pinggir jalan. Yang harus diperhatikan adalah kualitas dari pernis itu sendiri.

“Harus tahu jenis pernisnya. Punya daya tahan suhu lebih rendah, atau lebih tinggi dari panasnya lampu," ungkapnya. (asp)

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP