TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Komunitas Moge Kerap Dicap Arogan, Ini Kata Kapolda Metro

Ambisi Kapolda mengubah image buruk pecinta moge.
Komunitas Moge Kerap Dicap Arogan, Ini Kata Kapolda Metro
Pesepeda hadang konvoi Moge di Yogyakarta beberapa waktu lalu. (Twitter)

VIVA.co.id – Untuk menciptakan citra baik pengendara motor besar yang dikenal arogan. Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan akan menggelar diskusi bagi para komunitas moge pada Juni 2017 mendatang.

Iriawan, yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Besar Indonesia (PP IMBI), mengakui bahwa citra para pengendara motor besar itu eksklusif, arogan, dan hedonis. Kata dia, image tersebut akan diubahnya.

"Ini harus diubah, menjadi humanis tapi tetap flamboyan," ujarnya di acara Otobursa Tumplek Blek 2017 di Parkir Timur Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu 1 April 2017.

Menurutnya, cara untuk mengubah pola pikir masyarakat kepada para pengguna motor besar dengan menggelar diskusi. "Ini dimulai dari komunitas yang saya pegang dulu, lalu diskusi dengan teman-teman komunitas lain, pelan-pelan saya rasa bisa," katanya.

Lanjut dia, diskusi antar komunitas ini akan digelar Juli nanti, saat perayaan ulang tahun ke-30 IMBI yang turut mengundang banyak komunitas motor besar.

Tingkah laku semena-mena dan arogansi komunitas motor besar, terutama saat touring, kerap dibicarakan. Pada 2015 lalu, aksi seorang pesepeda di Yogyakarta yang memalang jalan yang dilalui peserta touring motor besar yang tak tertib lalu lintas bahkan mendapat banyak pujian dari publik. (hd)

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP