TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Cara Ketahui Mobil Bekas yang Sudah Diubah Kilometernya

Sebenarnya Anda bisa menghitung dari batasan normal jarak tempuhnya.
Cara Ketahui Mobil Bekas yang Sudah Diubah Kilometernya
Penunjuk jarak tempuh mobil (odometer). (Autoblog)

VIVA.co.id – Mobil dengan kondisi bekas hingga kini masih banyak dicari orang lantaran harganya yang terjangkau, ketimbang edisi baru dengan tipe yang sama. Biasanya, salah satu pertimbangan yang dilakukan sebelum menjatuhkan pilihan ke mobil bekas idaman adalah memerhatikan jarak tempuh yang tercantum pada odometer di dasbor mobil.

Angka yang ditampilkan di odometer ada yang digital, ada juga yang masih analog. Kedua jenis angka odometer ini sudah didesain oleh pabrikan seaman mungkin agar tidak bisa diubah.

Namun tetap saja masih ada yang ingin mencari keuntungan dengan cara merendahkan angka kilometer pada meter kombinasi mobil yang akan dijual. Biasanya dilakukan penjual mobil bekas nakal untuk meraup keuntungan dari mobil lelah alias telah digunakan dalam jarak yang banyak.

Lantas bagaimana tips untuk mengetahui apakah odometer pada mobil yang akan dibeli masih asli atau sudah diotak-atik penjualnya?

Sebenarnya bisa dihitung dari jarak tempuh per tahunnya. Untuk mobil yang digunakan terus di dalam kota, dapat menempuh jarak 20 ribu kilometer per tahun. Jika jarang digunakan, rata-rata jarak pemakaian kilometer yang ditempuh antara 10 ribu sampai 15 ribu kilometer per tahun. Demikian dilansir AstraWorld, Senin, 17 April 2017.

Sebagai contoh, untuk mobil tahun 2013 yang akan dibeli pada 2016, kondisi normal kilometer yang akan ditempuh di bawah 60.000 km, tetapi kalau kilometer yang ada di mobil tersebut sudah mencapai 70.000 km atau lebih, berarti jarak yang ditempuh tergolong tinggi. 

Untuk memastikan bahwa odometer tidak diubah, bisa didukung oleh kondisi cover meter kombinasi yang masih baik dan tidak ada bekas congkelan atau baret. Kemudian hal lain yang bisa menjadi acuan odometer tidak diubah adalah yang tertera pada gantungan oli yang digantung pada switch wiper atau lampu sein, sesuai atau tidak dengan angka pada odometer. 

Jika angka yang tertera adalah angka di antara servis awal dan angka kembali servis pada gantungan oli tersebut, kemungkinan tidak ada manipulasi pada angka odometernya. Selain itu, perlu anda cek juga di buku servis sebagai acuan riwayat servis pada mobil tersebut. Cermati kapan servis terakhir dan kilometer berapa servisnya, pastikan juga di bengkel mana mobil tersebut diservis. 

Jika sudah dapat data dari buku servis, jangan segan-segan untuk menghubungi bengkel resmi terkait untuk meminta keterangan perihal riwayat servis mobil tersebut secara detail. (ase)

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP