TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Malaysia Jadi Negara Pertama Punya Jalanan dari Karet

Tahap awal akan dibangun jalan berbahan karet sepanjang 10 km.
Malaysia Jadi Negara Pertama Punya Jalanan dari Karet
Jalan raya di Malaysia. (Bernama)

VIVA.co.id – Pemerintah Malaysia dalam waktu dekat bakal membangun jalan raya dengan teknologi penurapan menggunakan karet. Proyek itu direncanakan dilakukan tahun ini. Malaysia akan jadi negara pertama yang menggunakan karet sebagai bahan baku jalan raya.

Jalan berbahan karet dipilih pemerintah Malaysia karena dinilai lebih awet dan kuat dalam menahan beban, meski lebih mahal ketimbang bitumen. Nantinya karet akan dibulatkan kecil-kecil seukuran cangkir untuk selanjutnya dicampur dan disebar merata ke dalam aspal.

Proyek perdana jalan dari karet akan dibangun sepanjang 10 kilometer di Jalan FT001 dari Kampung Desa Temu Jodoh hingga ke Kampung Kwong Sai. Tiap kilometer jalan akan membutuhkan karet sebanyak 4,2 ton yang sudah dibekukan. Demikian seperti dilansir Paultan, Rabu 7 Juni 2017.

Menurut kajian yang dilakukan pemerintah bersama pihak-pihak pendukung, penggunaan karet dapat mengatasi masalah teknik jalan raya. Campuran aspal dapat meningkatkan kekuatan jalan dan bisa mengatasi suhu tinggi.

Pada waktu panas terutama tengah hari --saat suhu pada jalan bisa mencapai 60 derajat celsius-- ketika itu pula material aspal bercampur karet akan memiliki 'titik lembut' alias elastis namun kuat. Ini akan membantu masalah jalan berlekuk terutama karena dilalui kendaraan berat.

Penggunaan karet sebagai bahan baku juga dianggap dapat membantu meningkatkan komoditas karet, karena harganya yang kian jatuh. Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak bahkan sudah memerintahkan langsung agar industri karet bisa bergairah kembali. Langkah Malaysia menggunakan karet sebagai bahan baku jalan raya sudah disampaikan sejak 2015.

Meski biaya membuat jalan dari karet lebih mahal dibandingkan jalan berbahan dasar bitumen, Malaysia percaya biaya perawatannya justru lebih murah. Penggunaan karet langsung dari pohon tanpa melalui proses apa pun di pabrik, diprediksi dapat meningkatkan permintaan karet 10 persen per tahunnya. Malaysia tiap tahunnya memproduksi sekira 700 ribu ton karet.

Datuk Seri Najib Tun Razak juga meminta jalan dari karet dapat dibangun di kota-kota kecil dan juga beberapa bagian jalan tol utama di Malaysia. Namun, belum diputuskan jalanan mana saja yang akan diperbaharui menggunakan bahan dasar karet.

Tahun lalu dilaporkan beberapa pilot project telah dilakukan untuk menganalisis jalan yang terbuat dari aspal di lima daerah di Malaysia, di antaranya Negeri Sembilan, Kedah, Pahang, Kelantan, dan Selangor. (art)

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP