TUTUP
TUTUP
OTOMOTIF

Catat, Ternyata Helm Tidak Boleh Dijemur Usai Dicuci

Sebaiknya keringkan helm dengan tidak menjemurnya.
Catat, Ternyata Helm Tidak Boleh Dijemur Usai Dicuci
Jemur helm di bawah sinar matahari. (Fotografer.net)

VIVA.co.id – Seperti halnya sepeda motor, helm sebagai peranti keselamatan dalam berkendara juga memerlukan perawatan. Perawatan yang paling mudah adalah dengan mencucinya. Mencucinya pun terbilang mudah, pemilik bisa melakukannya sendiri di rumah tanpa memerlukan jasa pencucian helm yang saat ini kerap di temukan di pinggir jalan atau sejumlah pusat perbelanjaan.

Engineer PT Tarakusuma Indah selaku produsen helm KYT, Mugiyono, berbagi tips cara mencuci helm dengan mudah di rumah. Langkah pertama saat pencucian, kata dia, lepaskan bagian dalam helm seperti busa-busa. Pisahkan helm dengan cangkang untuk memudahkan proses pencucian.

Sikat busa helm dengan sedikit detergen, ini tujuannya semata-mata hanya untuk menghilangkan bau apek, bakteri dan kotoran pada busa helm. “Cucinya jangan terlalu basah agar mudah saat dikeringkan. Busa helm bisa bertahan lama sekitar dua tahunan,” kata Mugiyono saat ditemui di Jakarta.

Dia menyarankan saat proses pengeringan busa-busa helm, sebaiknya tidak dijemur langsung di bawah sinar matahari. Sebab, kata Mugiyono, hal tersebut dapat menurunkan performa dan kemampuan busa. Padahal bagian ini berguna untuk meredam saat terjadi benturan.

“Jadi kalau dia dijemur di bawah sinar matahari, lama-lama busa ini akan menyusut. Ketika pakai nanti busanya bakal longgar. Paling kalau mau dikeringin pakai hair dryer atau kipas angin,” tuturnya.

Langkah terakhir adalah mengelap bagian luar helm atau cangkangnya menggunakan kanebo atau lap halus lainnya. Tak ada cara khusus dalam pencucian bagian batok helm. “Dilap pakai microfiber saja juga bersih, yang penting busanya diperhatikan cara mencucinya,” kata dia. (one)

TERKAIT
KOMENTARI ARTIKEL INI
VIDEO TERPOPULER
FOTO TERPOPULER
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP